RSS

Manusia dan penderitaan

10 May

pada hakekatnya manusia saat hidup di dunia ini tak jauh dari penderitaan, kesusahan, ketakutan, keresahan, dan kekhawatiran. Sifat—sifat ini terjadi karena berlakunya konsep siklus kehidupan dimana orang—orang pada saatnya ada di atas dan suatu saat akan ada di bawah. Penderitaan pada manusia dan makhluk hidup lainnya ditujukan agar manusia bisa menjadi makhluk yang lebih sosial, maksudnya dapat merasakan penderitaan orang lain, walaupun pada dasarnya di agama islam juga diwajibkan berpuasa di bulan ramadhan dan disunahkan berpuasa di hari lain yang bertujuan agar manusia bisa merasakan penderitaan orang—orang berkemampuan randah yang mereka—meraka belum tentu bisa makan 3 kali dalam sehari. Penderitaan ini juga bertujuan menuji kita karena tercantum di surat Al—Ankabut ayat 2—3 yang artinya “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan:”Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?
Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan  sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta”
. dari ayat ini bisa kita dapat intisari bahwa tujuan kita di uji oleh Allah SWT adalah untuk iman orang yang benar dan orang yang berdusta. begitu banyak orang—orang yang diberi ujian dan mereka berkata “mengapa ujiannya seberat ini?” sesungguhnya pertanyaan tersebut sudah dijawab Al-Qur’an  pada surat Al—Baqarah ayat 286 yang artinya “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya”. Dari setiap penderitaan janganlah kita mengalami frustasi, penderitaan yang kita alami sesungguhnya untuk meningkatkan derajat seseorang dimata Allah SWT karena bila kalian para manusia berfrustasi bacalah surat Al—Imran ayat 139 yang artinya “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.”. Jalan keluar dari penderitaan ini adalah menghadapinya dengan sabar yang tercantum di surat Al—Imran ayat 200 yang artinya “Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung.” dan Surat Al—Baqarah ayat 45 “Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu”.

 
Leave a comment

Posted by on May 10, 2010 in Culture Science

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: